Rekomendasi Saham IHSG di Awal Desember

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6.533,93 pada perdagangan Selasa (30/11).

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan, penguatan IHSG tertahan oleh MA20 dan sudah mengenai target. Menurutnya, saat ini pergerakan IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan akan lebih terkonfirmasi bila break dari support-nya di 6,480.

“Best case-nya, bila tidak break support maka posisi IHSG dapat berada di awal wave (iii) label merah atau akhir wave (b) di label biru, dengan target penguatan di area 6,580-6,620 kembali pada perdagangan Rabu (1/12).

Adapun beberapa saham yang bisa dicermati untuk perdagangan hari ini meliputi:

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)


LPKR ditutup menguat 3,5% ke level 148 pada perdagangan kemarin (30/11), penguatan LPKR pun sudah menembus MA20-nya. Herditya memperkirakan, posisi LPKR saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C), sehingga LPKR masih berpotensi melanjutkan penguatannya.

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)


Kemarin (30/11), BWPT ditutup terkoreksi 2,4% ke level 81. Herditya memprediksi, pergerakan BWPT saat ini sedang berada di akhir dari wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi BWPT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on weakness: Rp 77-Rp 81
Target price: Rp 90, Rp 99
Stoploss: below Rp 69

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)

Pada perdagangan kemarin (30/11), MPPA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 7% ke level 488, pergerakan MPPA diikuti oleh tingginya volume perdagangan. Kami memperkirakan, saat ini MPPA sudah berada di akhir wave (B) dan akan membentuk awal dari wave (C). Hal ini berarti, MPPA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec buy: Rp 470- Rp488
Target Price: Rp 570, Rp 670
Stoploss: below Rp 446

PT XL Axiata Tbk (EXCL)

EXCL ditutup menguat 2,3% ke level 3,070 pada perdagangan kemarin (30/11). Posisi EXCL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga pergerakan EXCL diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on weakness: Rp 2.970- Rp 3.070
Target price: Rp 3.270, Rp 3.350
Stoploss: below Rp 2.910

Panin Sekuritas BCIC rekomendasi tading dalam area 226 – 316 BMRI rekomendasi buy on weakness, TP 7.500, stop loss <6.875 TRIN rekomendasi buy on weakness, TP 280, stop loss <242.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper memproyeksikan IHSG hari ini bergerak melemah. Secara teknikal sebut dia, candlestick membentuk long black body dengan volume cukup tinggi. Indikator stochastic bergerak melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan potensi bearish yang cukup kuat. “IHSG diprediksi melemah. Pergerakan masih dibayangi kekhawatiran akan rencana tapering The Fed yang lebih ketat. Di awal pekan, akan minim sentimen dari data ekonomi dari dalam negeri,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Dennies memproyeksikan IHSG akan bergerak resistance di level 6.745 sampai 6.653, dan support di level 6.506 hingga 6.451. Sementara itu Analis Panin Sekuritas William Hartanto memproyeksikan IHSG bisa menguat. Menurut William, saat ini IHSG dalam trend patah atau pelemahan yang cenderung terbatas pada support 6.506. “Patah tren menurun di bawah 6.654, pelemahan IHSG berpotensi terbatas pada support 6.506.Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.506 – 6.690,” jelas William.