Rekomendasi Saham & Pergerakan IHSG Hari Ini, 3 Desember 2021

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi pada perdagangan hari ini, Jumat (3/12/2021). Pada Kamis (2/12/2021), IHSG ditutup di level 6583,82 naik 1,17 persen atau 76,14 poin.

Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang 6586,89-6484,57. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp8181,83 triliun dengan sebanyak 291 saham hijau, 231 saham melemah, dan 139 saham stagnan. Adapun, investor asing mencatatkan net foreign buy atau aksi beli bersih sebesar Rp26,91 miliar.

Aksi beli terutama pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) hingga Rp99 miliar yang menyebabkan sahamnya naik 1,96 persen atau 80 poin ke level 4.160. CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG terlihat sedang mengalami teknikal rebound setelah tertekan dalam beberapa waktu terakhir.

Ia melanjutkan, jika terjadi koreksi wajar maka investor masih dapat memanfaatkan momentum fluktiasi harga untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, menengah, maupun panjang. Hari ini, William memperkirakan IHSG bergerak konsolidatif dengan kisaran pergerakan di 6.423 – 6.598.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,45 persen atau 29,98 poin ke level 6.553,84 pada pukul 11.30 WIB. Sebanyak 208 saham menguat, 278 saham melemah, dan 161 saham stagnan.

Jelang akhir sesi I, IHSG melemah 0,41 persen Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah 0,41 persen atau 27,31 poin ke level 6.556,51 pada pukul 11.18 WIB. Sebanyak 205 saham menguat, 281 saham melemah, dan 161 saham stagnan.

09:06 WIB IHSG lanjut menguat IHSG naik 0,17 persen atau 11 poin menjadi 6.594,83 pada awal perdagangan Jumat.

08:58 WIB IHSG menguat 0,06 persen Indeks harga saham gabungan

(IHSG) menguat 0,06 persen atau 4,19 persen ke level 6.588,01 pada sesi preopening. Sebanyak 19 saham menguat, 5 saham melemah, dan 21 saham lainnya stagnan.

Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas:

Pilarmas Investindo

PGAS last price 1.500, support 1.410, resistance 1.620 PPRE last price 185, support 177, resistance 196, TP 160, Exit 230 ITIC last price 300, support 282, resistance 316, TP 280, Exit 360

Artha Sekuritas

DMAS entry level 220 – 228, TP 236 – 244, stop loss 216. MIKA entry level 2.350 – 2.380, TP 2.440 – 2.480, stop loss 2.320. TOWR entry level 1.170 – 1.200, TP 1.240 – 1.270, stop loss 1.150.

Panin Sekuritas

BBYB rekomendasi wait and see, support 2.000, resistance 2.380. KBAG rekomendasi akumulasi pada area 90 – 98, TP 117. UNTR rekomendasi speculative buy and hold selama harga bertahan di atas 22.300, TP 24.000.

UNTR

UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,4% ke level 23.225 pada perdagangan kemarin (2/12), penguatan UNTR masih tertahan oleh MA60-nya. Herditya memperkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave B, sehingga UNTR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on weakness: Rp 22.800- Rp 23.225

Target Price: Rp 23.725, Rp 25.000

Stoploss: below Rp 21.975

BBCA

BBCA ditutup menguat 2,7% ke level 7.500 pada perdagangan kemarin (2/12), penguatan BBCA pun menembus MA20-nya meskipun volume tidak sebesar hari sebelumnya. Selama BBCA tidak terkoreksi ke bawah 7,175 sebagai supportnya, maka diperkirakan posisi BBCA sedang berada di awal wave 5 dari wave (3).

Buy on weakness: Rp 7.375- Rp 7.500

Target Price: Rp 7.600, Rp 7.800

Stoploss: below Rp 7.175